Pages

Jumat, 01 Januari 2016

Sajak Kangkung

Kangkung, daun hijau yang rasanya biasa saja namun selalu tersedia di warung sederhana dan restoran bintang lima.

Saya tidak memfavoritkan kangkung, tapi tidak juga nyirik daun hijau itu. Saya tertarik dengan kangkung karena hampir setiap hari bapak saya beli kangkung ke pasar. Bapak beli kangkung untuk makanan kelinci. Karena kelincinya banyak, maka beli kangkungnya juga banyak. Memang setiap hari menu makanan kelinci itu sama, yaitu bekatul, nasi dan kangkung. Mungkin kalau kelincinya bisa bicara, mereka akan bilang, ‘Pak, kami muak, kangkungnya jangan banyak banyak, belikan kami martabak’. Iya begitulah.

Ketakjuban saya dengan kangkung dimulai ketika waktu itu bapak saya pulang dari pasar. Dia membawa kangkung semotor penuh dan berkata, ‘kangkung sakmene akehe ki gor 10 ewu lho, sak untinge gor mangatus’ (kangkung segini banyaknya cuma 10 ribu lho, satu ikatnya hanya limaratus). Mendengar hal tersebut, hati saya langsung trenyuh, langit terlihat suram dan nasi terasa hambar. ya nasi memang rasanya hambar... Sebegitu murahkah kangkung itu??? Dapat untung berapa coba petani kangkung itu??

Kalian yang suka makan di luar tahu kan menu cah kangkung. Nah kira-kira satu ikat kangkung itu menurut saya bisa dibuat 2 porsi sedang cah kangkung. Bayangkan... satu porsi cah kangkung yang kalian makan itu kira-kira harga kangkungnya cuma 250 rupiah. Gilak gak tu..

Ketrenyuhan saya terhadap kangkung ini saya ungkapkan di instagram saya 2 hari yang lalu. dengan membandingkan sekranjang kangkung dan sebotol freshtea. Cukup ironis memang.


Tak cukup sampai disitu, setelah saya upload gambar itu di instagram, saya siangnya ngobrol lagi dengan bapak saya masalah kangkung ini. Bapak bilang kalau kangkung yang saya foto itu harganya seikat cuma 400 rupiah karena sudah agak layu. waow.. Tambahnya lagi, itu jenisnya kangkung darat, kalau kangkung air beda lagi harganya. Kangkung air yang sudah agak layu harganya cuma 300 rupiah. Ckckckc... kasihan sekali para petani kangkung ini.

Masih adakah yang lebih menyedihkan lagi? Masih.!
Ternyata harga segitu itu harga di bakul / Pedagang. Jadi harga dari petani kangkung lebih murah lagi. Saya tidak tahu berapa. Jadi ibaratnya uang yang kalo jatuh dijalan gak kalian ambil karena gengsi itu bisa dibuat cah kangkung 2 porsi.. Bayangkeun...

Kamu ada solusi gak ji? maaf gak punya solusi juga saya. Saya cuma cerita, siapa tahu ada yang bisa kasih solusi. Maafkan saya pak bu petani kangkung, saya cuma bisa cerita terus gak melakukan apapun. Saya doakan semoga para petani diberi ketabahan dan kekuatan, semoga pemerintah punya program yang bagus untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Dan semoga saya bisa solutif.

Karena judulnya sajak kangkung maka tak benar bila isinya tak ada sajaknya. Ini sajaknya:

Sajak Kangkung

Kangkung,
Ditanam di ladang oleh orang kampung

Dimasak dengan arang dan kayu bumbung
Walau tak seenak rendang dan ingkung
Kami tetap senang makan kangkung.

Dengan kangkung,
Garda belakang masih tetap bisa mendukung

Terus berjuang tanpa ujung
Walau sering meradang dan berkabung
Sering berang dan pundung
Disuruh hengkang dari kampung
Dilempar parang pengusaha aji mumpung
Ditambah kebijakan yang kadang melengkung
Membuat kami kadang tidak untung
Hingga kami pincang mengisi lumbung
Namun kami tetap senang tak terhitung
Sambil berbincang dan main ketipung
Ketika datang sayur kangkung

-----

Kangkung,
Membuat akang ingin menikung
Tak akan hengkang sebelum janur melengkung

Walau diserang pakai jelangkung
Adu parang dengan pria jangkung
Diterjang badai mendung
Tetap kupinang adek berkrudung

----

Rabu, 18 November 2015

Penggolongan Jomblo bila diibaratkan Anak Sekolah

Cinta memang sebuah hal yang sangat rumit. Saking rumitnya, tak ada satupun profesor di dunia yang mampu memformulasikan bagaimana cinta itu terjadi. Profesor yang ahli kalkulus pun paling hanya mampu menggambarkan cinta sebagai sebuah grafik 3 axis melalui sebuah persamaan linier tiga variabel berorde tiga. Mereka tak akan mampu memikirkan bagaimana dua orang sejoli bisa memiliki kerinduan yang nyaris asimptotik menuju tak hingga akibat cinta. Mereka juga tak bisa menjelaskan bagaimana seorang jomblo ngenes hampir bunuh diri karena kebahagiaan cintanya hampir limit mendekati nol.

Seorang Profesor di bidang fisika juga cuma bisa berdecak kagum ketika ternyata kekuatan cinta bisa melebihi kekuatan gravitasi. Semua teori fisika tak akan mampu mengungguli kehebatan teori manusia ketika dirinya dipenuhi cinta. Bahkan teori relativitas Einstein pun tak ada taringnya untuk melawan relativitas waktu di kala cinta datang merindu.

Begitulah cinta, kita sebagai manusia bodoh ini haruslah berusaha mempelajari cinta apapun jalannya.  Terutama bagi para jomblo ngenes yang sekarang baru main comberan kemudian disuruh pulang emaknya sambil dijewer.

Begini langsung saja.. Kalo hubungan percintaan ini diibaratkan sekolah, kaum jomblo dapat digolongkan menjadi beberapa jenis tergantung jenjang pendidikan cintanya. Golongan pertama adalah golongan yang baru belajar di taman anak-kanak. Golongan ini biasanya dihuni oleh jomblo yang katanya milih single dulu. Mereka masih harus belajar mengeja cinta. Mereka tak pernah tahu praktek tentang cinta bagaimana. Boro-boro praktek, dalam kata cinta saja mereka masih harus mengeja dengan terbata-bata. Golongan ini biasanya tingkat kebahagiaannya masih tinggi karena mereka menganggap cinta itu hal mudah yang dapat dipelajari sambil bermain. Mereka belum pernah disakiti oleh cinta, anggapan mereka cinta itu hanyalah bahagia.

Golongan selanjutnya adalah golongan anak SD. Anak SD hanya mengerti hal yang paling dasar tentang cinta. Mereka sudah cukup pandai mengeja cinta. Mereka sudah tahu bahwa  matematika cinta itu tak cuma angka rasa tanpa makna namun mereka tahu bahwa rasa cinta itu dapat bertambah dan berkurang seiring berjalannya waktu.  Mereka masih menganggap cinta itu hal yang indah dan mudah karena yang mereka tahu hanyalah hal-hal dasar. Mereka juga belum merasakan sakitnya cinta. Mereka sudah mencoba sedikit praktek tentang cinta namun biasanya prakteknya hanya asal-asalan tanpa teori cinta yang mendalam. Lulusan SD tak akan bisa bersaing di dunia cinta, mereka akan mati menderita bila tak melanjutkan pendidikannya. Orang-orang di golongan ini adalah jomblo-jomblo kronis kuper.

Golongan ketiga adalah golongan anak SMP. Mereka sudah merasakan bagaimana sakitnya cinta lewat sedikit ujian praktek yang telah dilewatinya di akhir sekolah. Mereka baru mengetahui bahwa cinta itu rumit. Ada sastra cinta yang tak mungkin ia pahami saat itu, ada juga persamaan grafik cinta berorde 2 yang membuatnya cukup bingung. Walaupun mereka tahu tentang praktek namun mereka masih tak berani mempraktekkan ilmu cintanya ke masyarakat tujuan cintanya. Ilmunya masih sedikit, prakteknya masih nol. Contoh golongan ini menurut saya adalah Mas Agus Mulyadi sang jomblo galau. Dia tahu rumitnya cinta namun tak ada prakteknya sama sekali.

Selanjutnya adalah golongan anak SMA. SMA ini adalah masa dimana mereka harus mengarungi pahitnya ilmu cinta dan harus mencoba praktek cinta. Mereka sudah belajar tentang kerumitan aljabar cinta yang mengharuskan mereka mencari koefisien cinta melalui berbagai variabel-variabel hidup yang telah diketahuinya. Mereka juga harus berperang dengan integral dan diferensial yang selalu mengubah grafik persamaan hidupnya dengan tak tentu. Di dunia sastra cintapun sekarang mereka harus mencoba membuat sendiri sajak-sajak cintanya. Ilmu kepraktekan mereka cukup bagus. Mereka mulai mencoba mempraktekkan ilmu yang didapatnya di laboratorium cintanya, walaupun dalam prakteknya mereka sering gagal karena tak memahami ilmu cinta dengan baik. Yang masuk golongan ini adalah jomblo baru sekali putus.

Golongan puncak adalah golongan perguruan tinggi. Di sini mereka dituntut untuk tahu hakikat cinta yang sesungguhnya. Mereka mempelajari berbagai ilmu cinta dengan sangat mendalam. Integral dan diferensial cinta yang membolak-balikkan grafik hatinya adalah makanannya setiap hari. Mereka banyak melakukan riset tentang kehidupan cinta mereka sehingga mereka mampu menyimpulkan hal baru untuk mereka yakini dan ikuti dalam kehidupan cintanya di masa depan. Ilmu prakteknya harus mereka terapkan pada lingkungan cintanya dengan baik. Mereka telah berpengalaman dalam urusan praktek karena di perguruan tinggi mereka telah banyak melakukan praktikum dan riset cinta. Mereka harus mampu menerapkan ilmunya pada lingkungan sekitarnya, pada masyarakat cintanya. Banyak masyarakat yang tercerdaskan oleh ilmu dan nasihat cinta mereka. Apabila mereka merasa belum cukup, mereka akan melanjutkan riset cintanya ke jenjang S2 dan S3 agar mereka dapat menemukan teori tentang cinta mereka sendiri. Golongan ini adalah golongan jomblo kelas atas atau jomblo bermantan banyak.

Selain Golongan jenjang pendidikan di atas, sebenarnya masih ada banyak lagi golongan jomblo lainnya. Seperti golongan anak SMK dan Diploma yang lebih banyak ilmu prakteknya. Kemudian ada lagi golongan anak Akselerasi dan Fast Track yang mencoba mengambil jalan pintas dan lain sebagainya.

Yah begitulah golongan-golongan jomblo berbasis pendidikan ini. Kalo saya ditanya saya masuk golongan apa, saya akan menjawab kalo saya ini adalah golongan anak SD. Iya saya ini memang jomblo tulen kronis kuper kaku iya begitu.


Akhir kata, Pesan saya, Pendidikan itu sangat penting maka carilah istri sampai ke negeri Cina.

Bandung itu Lucu


ini adalah copy paste postingan saya di facebook tanggal 17 November kemarin:


14 Nov 2015
Ini adalah sebuah video catatan perjalanan kami (Saya dan Andre) untuk membuktikan bahwa Bandung itu lucu....
Perjalanan kami melewati:
1. Taman Pasupati (Jomblo)
2. Taman Film
3. Taman Lansia
4. Taman Pustaka Bunga
5. Cibeunying Park
6. Taman Super Hero
7. Taman Musik
8. Taman Lalu Lintas
9. Taman Vanda
Masih ada banyak taman lain di Bandung yang belum kami kunjungi hari itu karena cuaca tidak mendukung.
Maaf di video ini kurang ada narasinya, menurut saya kadang aksi itu lebih menarik daripada narasi... haha alesan


Selasa, 10 November 2015

Inktober 2015 - Tinta untuk Kata dan Cinta

Inktober,
Inktober adalah event menggambar tahunan yang dilakukan pada bulan oktober. Pada bulan oktober tiap tahunnya para seniman ditantang untuk membuat  1 gambar setiap hari, jadi total ada 31 gambar sebulan. Gambar yang dibuat bebas terserah tidak ada aturan yang pasti, namun biasanya saya lihat kebanyakan orang yang ikut inktober membuat gambar hitam putih dengan tinta. Mungkin ini mengacu pada kata INK yang berarti tinta.

Inktober ini diprakarsai oleh Jake Parker pada tahun 2009 sebagai ajang melatih diri dalam menggambar. Inktober Jake Parker ini kemudian diikuti oleh berbagai kalangan dari segala penjuru dunia tiap tahunnya.

Saya pertama kali kenal Inktober adalah dari facebook, ada kakak tingkat, dia seorang seniman hebat, mengupload gambar inktobernya tiap hari ke facebook pada tahun kemarin. Gambarnya sangat bagus dan inspiratif, saya langsung berwacana bahwa tahun depan saya harus mencoba inktober. Kakak Tingkat saya ini bernama Ardhyaska Amy. kalian bisa melihat karyanya disini : instagram dan behance. Karya-karyanya sangat bagus dan inspiratif.

Nah, Oktober 2015 kemarin saya akhirnya kesampaian ikut inktober juga, walaupun gak full cuma bisa gambar 15 biji haha. Inktober yang saya buat kebanyakan saya upload di instagram. Inktober 2015 ini saya beri tema "Tinta untuk Kata dan Cinta". yah begitulah.

Berikut adalah karya inktober saya yang saya buat menjadi video...
Selamat Menikmati...


Kamis, 22 Oktober 2015

22 Oktober 22 Tahun yang lalu


Amohargyo nugrahaning gusti
Putro jaler kang bagus rupane
Dimas Sangaji arane
Jumat Wage songo tabuh
Rorikur wulan Oktober
Tahun sangang doso tiga
Kabagyan Satuhu
Nyuwun Tambahing Pandonga
Mugi tansah pinayunganing gusti
Rahayu Salamanya


Atmojo kang pambayun puteri
Diah Rahmawati arane
Sapta warsa yuswane
Dene panengahipun
Ugi Mijil putri pawestri
Nami Dwi Wijayanti
Yuswane dwi warsa
Nyuwun tambahing pandonga
Putra putri dadoso tuladan suami
Caket Kang Maha Kwasa

(Ali Mursidi, Oktober 1993)

Dua puluh dua tahun yang lalu dua bait tembang mocopat tersebut dinyanyikan oleh sinden dan dalang di depan rumah saya dalam pertunjukan wayang kulit yang bercerita tentang lahirnya wisanggeni.

Yup beberapa hari setelah saya lahir yaitu pada saat aqiqah (mungkin tanggal 29 oktober) orang tua saya menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. Pertunjukkan ini sebagai rasa syukur mereka karena telah dikaruniai anak laki-laki yaitu saya. Walaupun ekonomi keluarga kami saat itu masih belum stabil, orang tua saya tetap menggelar pertunjukkan ini dengan uang yang bisa dibilang dicukup-cukupkan biar cukup haha. 
Foto jadul pertunjukkan wayang wisanggeni lair di depan rumah (Oktober,1993)
Bapak memang sangat suka budaya Jawa, terlebih pada pewayangan. Pertunjukan wayang yang diceritakan pada saat itu adalah “Wisanggeni Lahir”. Cerita pewayangan ini mengisahkan tentang kisah wisanggeni yang lahir dari Arjuna yang merupakan seorang manusia dan Batari Dresanala yang merupakan seorang dewi. Jadi wisanggeni adalah manusia setengah dewa. Kelahiran wisanggeni tidak diinginkan para dewa bahkan dibuang di kawah condrodimuka karena para dewa tidak setuju hubungan Arjuna dan Dresnala. Tetapi wisanggeni malah menjadi sangat sakti sehingga bisa melawan, mengobrak pabrik kahyangan dan akhirnya kembali bertemu dengan orang tuanya. Wisanggeni ini merupakan tokoh yang sangat kuat. Dia bisa mengalahkan para dewa dan juga para pandawa.

Pertunjukkan wayang digelar ditengah jalan (Oktober, 1993)
Makna dari cerita ini menurut saya adalah walaupun kita dihadapkan banyak kesusahan, kita tidak boleh menyerah. Kita harus menjadi lebih kuat dengan adanya kesulitan tersebut seperti wisanggeni yang menjadi sangat sakti walaupun dia dihadapkan banyak kesusahan. Selain itu makna lainnya yaitu jadi apapun kita, kita harus tetap ingat pada orang tua yang telah melahirkan kita.
Melalui pewayangan ini secara tidak langsung orang tua saya juga berdoa agar saya bisa meniru watak juang dan watak-watak baik wisanggeni ini.

Jayengan dan Pemuda karang taruna yang selalu sigap melayani (Oktober, 1993)
Lanjut ke tembang mocopat yang saya tulis diatas. Tembang ini dibuat khusus oleh bapak saya untuk pertunjukkan wayang ini. Arti dari dua bait tembang diatas adalah sebagai berikut:

Amohargyo nugrahaning gusti --> Bahagianya mendapat Anugrah dari tuhan
Putro jaler kang bagus rupane--> Anak laki-laki yang tampan wajahnya
Dimas Sangaji arane--> dimas sangaji namanya
Jumat Wage songo tabuh--> jumat wage pukul sembilan
Rorikur wulan Oktober--> Dua puluh dua bulan Oktober
Tahun sangang doso tiga--> Tahun sembilan puluh tiga
Kabagyan Satuhu--> kebahagiaan yang sangat
Nyuwun Tambahing Pandonga--> Mohon tambah doanya
Mugi tansah pinayunganing gusti--> Semoga selalu dalam lindungan tuhan
Rahayu Salamanya--> Sejahtera selamanya

Atmojo kang pambayun puteri--> Anak pertama yang perempuan
Diah Rahmawati arane--> Diah Rahmawati namanya
Sapta warsa yuswane--> Tujuh tahun umurnya
Dene panengahipun--> Sedangkan anak tengahnya
Ugi Mijil putri pawestri--> Lahir anak perempuan
Nami Dwi Wijayanti--> Namanya dwi wijayanti
Yuswane dwi warsa--> Umurnya dua tahun
Nyuwun tambahing pandonga--> Mohon tambah doanya
Putra putri dadoso tuladan suami--> Anak anak semoga menjadi teladan bagi sesamanya
Caket Kang Maha Kwasa-->Dekat dengan Yang Maha Kuasa

Bait pertama menceritakan tentang saya. Sedangkan bait kedua menceritakan tentang kedua kakak saya. Akhir tiap bait adalah permohonan agar kami didoakan. Begitulah inti tembang ciptaan bapak saya ini.

Tembang mocopat adalah sajak/lagu tradisional Jawa tengah. Tembang mocopat ini ada 11 jenis. Setiap jenis mempunyai watak lagu berbeda-beda. Kesebelas jenis mocopat ini juga melambangkan kehidupan manusia dari janin sampai alam kubur. 11 jenis mocopat beserta filosofinya adalah sebagai berikut:
1. Maskumambang (dalam kandungan)
2. Mijil (lahir)
3. Sinom (muda)
4. Kinanthi (tuntunan/ membentuk jati diri)
5. Asmarandana (asmara)
6. Gambuh (kecocokan/menikah)
7. Dhandhanggula (senang/keberhasilan dalam keluarga)
8. Durma (dermawan)
9. Pangkur (menjauhi hawa nafsu)
10. Megatruh (kematian)
11. Pocung (alam kubur)

Nah tembang diatas yang dibuat bapak saya itu adalah dhandanggula. Jadi lagu ini dibuat pada masa bapak saya mendapat kebahagiaan dalam berumah tangga, begitu mungkin.
Macapat ini memiliki aturan yang lumayan ribet. Yaitu ada guru gatra (jumlah baris tiap bait), guru wilangan (jumlah suku kata tiap baris), dan guru lagu (huruf vokal terakhir tiap baris). Untuk dhandanggula gurunya adalah 10i, 10a, 8e, 7u, 9i, 7a, 6u, 8a, 12i, 7a. Nah sebenarnya 2 bait dhandanggula di atas itu ada beberapa baris yang tidak sesuai guru lagu dan wilangannya. Saya tidak tahu pas hari H pertunjukkan itu jadinya bagaimana karena tulisan yang saya temukan ini adalah tulisan tua draftnya dhandanggula bikinan bapak. Mungkin pas pertunjukan ada perubahan.

Tulisan tembang mocopat bapak tersebut saya temukan beberapa bulan yang lalu. Tulisan ini merupakan bagian dari buku tua yang tidak sengaja saya temukan. Buku ini berisi foto bayi saya dan sedikit catatan kecil tentang saya. Buku ini seperti manuskrip berharga yang telah saya temukan. 

Buku Tua berjudul "Tahun-Tahun Pertama Si Kecil" yang berisi foto dan beberapa catatan.
Tulisan tembang dhandanggula di buku itu sudah hampir hilang karena dulu hanya ditulis dengan menggunakan pensil. Cukup sulit untuk menulis kembali tembang tersebut. Bapak juga sudah lupa isi tembang tersebut. 
Tulisan tembang dhandanggula yang hampir hilang
Pada ulang tahun saya yang ke 22 ini saya ingin menyampaikan ucapan banyak terimakasih  kepada orang tua saya karena mereka selalu memberikan yang terbaik untuk saya. Terimakasih Pak... Terimakasih Buk... I love U...
Saya dan kedua orang tua yang tercinta (Oktober, 1993)

Terakhir saya menggubah beberapa baris tembang buatan bapak agar guru lagu dan guru wilangannya sesuai. walaupun jadi wagu gak apa2lah haha...

Amohargyo nugrahaning gusti
Putro jalu kang bagus lan kiat
Dimas Sangaji asmane
Lair Tanggal rorikur
Jumat Wage ing tanah jawi
Oktober sanga tiga
Kabagyan Satuhu
Nyuwun Tambahing Pandonga
Mugi tansah pinayunganing gusti
Rahayu Salamanya

Atmojo kang pambayun puteri
Diah Rahmawati sing juwita
Wis Sapta warsa yuswane
Dene panengahipun
Ugi Mijil putri pawestri
Dwi Wijayanti m’nika
Yuswa kalih tahun
Nyuwun tambahing pandonga
Putra putri dadoso tuladan sami
Caket Kang Maha Kwasa

(Ali Mursidi, Oktober 1993;
digubah ulang Dimas Sangaji, Oktober 2015)

Minggu, 16 Agustus 2015

Indonisia Merdika

"Indonisia Merdika" katanya...
namun sekarang "kami nodai sendiri"
dengan caci dan api
yang membakar harga diri

"Bhinneka Tunggal Ika" hanya wacana.
Keragaman yang indah bagai bunga,
sekarang layaknya "Bunga kekangi lintah"
lintah yang serakah melangkah
memancing amarah

"Dirgahayu Republik indonesia"
sudah 70 tahun engkau merdeka
namun sekarang engkau bagai hyena
hyena yang merana
karena korupsi merajalela
"Korupsi bagei duri nadi hiyena"
duri nadi yang menusuk
membuat hyena semakin terpuruk



*2 kalimat yang diberi tanda petik dalam satu bait adalah anagram
enjoy

Senin, 01 Juni 2015

PARJO & PAIJO part 2



Di restoran serba ada yang tak ada hanyalah cinta, dua sosok lelaki kembali bercengkrama...

Parjo: Hai Jo, ketemu lagi kita.
Paijo: Wah Halo Jo, Yuk makan bareng 
Parjo: Enaknya makan apa ini Jo? 
Paijo: Nih ada daftar menunya. (sambil menyodorkan menu ke depan kumis Parjo) 
Parjo: (menerawang menu beberapa lama) Wah liat menunya aku jadi galau Jo. 
Paijo: Mas ini galau terus. Tapi kok bisa Jo, liat menu jadi galau? 
Parjo: Mau makan Mi Ayam tapi nggak bisa. 
Paijo: Kenapa gak bisa mas? Alergi? 
Parjo: Nggak bisa aku Mi Ayam, MIliki diA Yang Aku Mau. Jadi galau kan... 
Paijo: Yaudah Mi Ramen aja Jo. 
Parjo: Mi Ramen lebih berat buatku Jo. 
Paijo: Lebih berat gimana? 
Parjo: Berat itu Mi Ramen, MIkirin asmaRA yang mengusik MENtal 
Paijo: Mas sih pasti kalo ngajak cewek buburnya dikit pasti. 
Parjo: Emang cewek suka bubur jo? 
Paijo: Enggak Jo, Bubur itu Buih Buih Rayuan. 
Parjo: Kalo rayuan udah banyak Jo... aku kurang apa sih. 
Paijo: Mas harus jadi Bakso tahu. Cewek biasanya suka Bakso Tahu. 
Parjo: Lah bakso tahu kan makanan biasa gitu, cewek malah suka? 
Paijo: Iya mas, cewek itu suka cowok yang Bakso tahu, BAiK, SOpan, TAmpan dan HUmoris. 
Parjo: Wah iya ya mas... Tapi Batagor juga suka kok mas. 
Paijo: maksudnya? 
Parjo: iya suka cowok yang Batagor, BAik, TAjir, GOod looking dan Ramah. 
Paijo: Bener juga sih mas. Oh ya jadi ini mau pesen apa Jo? 
Parjo: Ntar masih galau mas, ini ada Sate ayam kampung. Saya jadi inget waktu saya nembak cewek. 
Paijo: Gimana itu? pas makan sate bareng gitu? 
Parjo: Iya, aku nembak dia di warung bakar-bakaran gitu. aku pesen Sate Ayam Kampung. aku bilang Sate Ayam Kampung itu simbol, maksudku Sate Ayam Kampung itu SAya TErima Apapun YAng Mau KAMu PUtuskan neNG. 
Paijo: Wah joss mas... terus jawabannya? 
Parjo: Si Cewek malah pesen Sapi Muda Bakar. Saya jadi bingung kan. Saya tanya, 'maksudnya apa ini neng?'. Dia Jawab, 'ini mas Sapi Muda Bakar, maksudku itu SAya PIlih MUntah DAripada BAyangin Kita sekamAR'. Terus dia pergi gitu aja. 
Paijo: Wah sedih banget mas ceritanya. Udah deh kita langsung pesen aja daripada kelamaan galau. 
Parjo: Oke, saya pesen Tempe Bacem Bakar. 
Paijo: aneh banget mas pesennya, makanan favorit ya? 
Parjo: enggak jo, tempat ini ngingetin aku pada Tempe Bacem Bakar. TEMpat PEnuh BAyangan Cinta yg EMang Bikin AKu pengen ngelamAR. 
Paijo: Yah galau lagi.
Parjo: Kalo kamu pesen apa Jo? 
Paijo: Bubur Kacang Hijau Spesial aja deh, saya juga lagi sedih ini. 
Parjo: Apa hubungannya bubur sama sedih. 
Paijo: Ada mas, Bubur Kacang Hijau Spesial itu BUtir BUtir Remah KAsih, Cinta dan sayANG yang HInggap JAUh Sejauh PErihnya SIkap dan ALasanmu. 
Parjo: ckckck. Yaudah yok dimakan. ini dah datang pesenannya

Kemudian keduanya makan dengan lahap, selahap masa lalu memakan kenangan.

Paijo: Gimana Jo, enak gak tempenya? 
Parjo: Enggak Jo Pait kayak kamu. 
Paijo: kayak saya gimana? 
Parjo: iya kayak kamu Paijo. PAIt hidup JOmblo terus. 
Paijo: Kalo aku masih lapar Jo. Kayak kamu Jo. 
Parjo: Aku dah gak lapar kok Jo. 
Paijo: Enggak kayak kamu Parjo, laPAR cinta JOdoh tak ada.

*kemudian keduanya minum sambal jeruk nipis sambil menangis tipis

---
PARJO & PAIJO part 1 bisa dilihat disini.